Wildan’s blog

Penerima Beasiswa Hj. Ili

Berikut ini kami umumkan penerima Beasiswa Hj. Ili Semester Genap 2019/2020 :

  1. Hana Rahmawati (SMKN 7 Kota Bandung).
  2. Muhammad Rofi Al Ghifari (Pesantren Al-Ukhuwah Kabupaten Subang).
  3. Nisrina Hana Fathinah (SMPN 17 Kota Bandung).
  4. Aisha Narisara (SMPN 37 Kota Bandung).
  5. Melanie Priatna (MTsN 2 Kota Bandung).

Selamat kepada penerima beasiswa. Semoga bermanfaat bagi kelancaran kegiatan pembelajaran.

Salam,

Komite Beasiswa Hj. Ili

[Reblog] Pengalaman dan Tips Seleksi LPDP (updated)

Daily Doodle

Betahun-tahun lalu saya ingin posting dengan judul ini tapi belum terlaksana. Mungkin udah basi—I graduated 6 months ago—tapi mudah-mudahan masih relevan buat yang mau iseng-iseng coba ikutan seleksi. 

Cerita sedikit dulu ya….

Pertama denger LPDP karena ngeliat banyak senior di ITB yang dapet beasiswa ini, kuliah ke luar… jadi pengen nyoba kan…. dari bangku SMA (read: MAN) pengen banget kuliah di luar karena ngeliat perkembangan desain di luar negeri beda sama yang selama ini dilihat sehari-hari.

Saya juga tertarik dengan beasiswa ini karena tidak ada ikatan apapun selain harus kembali ke Indonesia. Yang lebih menarik adalah kuotanya yang (katanya) tidak dibatasi, selama seseorang memenuhi kriteria, maka akan dibiayai oleh negara. LPDP juga disebut-sebut sebagai lembaga negara pemberi beasiswa yang mencontoh sistem lembaga pemberi beasiswa dari negara yang sudah maju, sehingga relatif lebih minim keterlambatan terkait pencairan tunjangannya. LPDP juga punya customer service yang khusus menjawab kerisauan para…

View original post 1,240 more words

[Reblog] Beasiswa Unggulan 2016 (III)

jurnalazi92

Baca bagian 1 dan bagian 2

D. Wawancara

Persiapan Wawancara

Setelah dinyatakan sebagai peserta yang lolos dalam seleksi administrasi, satu minggu kemudian saya mendapatkan email untuk menghadiri seleksi lainnya yaitu wawancara dan verifikasi berkas. Saat itu saya dipanggil untuk wawancara di Jakarta, saya yang berdomisili di Bandung dengan senang hati berangkat menuju ibu kota tercinta tersebut.

Rasa deg-degan sekaligus excited rasanya campur aduk selama hari-hari menunggu hari-H wawancara. Tentunya rasa tersebut akan hilang seiring dengan persiapan yang matang untuk wawancara ini. Rasa-rasa di atas kemudian hilang dan tumbuhlah rasa optimis untuk mendapatkan jatah kursi beasiswa ini. Bismillah.

Ya, kuncinya adalah persiapan. Pertama-tama saya melakukan riset tentang apa saja yang berkaitan dengan wawancara ini. Karena saya mendaftar untuk batch 2, beberapa blog sudah menuliskan pengalaman-pengalaman mereka pada batch sebelumnya, apa saja yang menjadi garis besar pertanyaan, verifikasi apa saja, dll.

Selanjutnya setelah mendapat gambaran tentang apa saja yang terjadi pada…

View original post 857 more words

[Reblog] Beasiswa Unggulan 2016 (II)

jurnalazi92

Baca juga Beasiswa Unggulan 2016 (I)

B. Mendapat Surat Rekomendasi

Nah, untuk yang satu ini memang dirasa susah-susah gampang untuk didapatkan. Tergantung dari posisi teman-teman, tempat bergaul, dan tentunya minat di bidang apa. Tentunya banyak yang berpikir untuk mendapatkan surat ini, terlebih dahulu kita harus mengenal sosok yang dimintai rekomendasi, pernah bekerja bersama, atau memiliki hubungan kerabat, dll. Ya, Hal-hal tersebut akan sangat memuluskan teman-teman untuk mendapatkan surat rekomendasi dan tentunya memudahkan.

Premis di atas memang benar adanya tetapi tidak ada salahnya jikalau teman-teman dalam keadaan terdesak dan ingin mendapatkan rekomendasi dari seseorang yang teman-teman belum memiliki hubungan apapun lebih-lebih mereka adalah suatu pejabat/orang penting yang terpandang. Jangan khawatir, seperti pengalaman saya untuk mendapatkan surat rekomendasi apabila dalam keadaan seperti itu adalah dengan berkomunikasi terlebih dahulu dengan calon pemberi rekomendasi dan tentunya harus dicoba.

Selanjutnya, terus teranglah dengan apa yang terjadi dan keinginan teman-teman untuk mengikuti proses seleksi Beasiswa Unggulan…

View original post 626 more words

[Reblog] Beasiswa Unggulan 2016 (I)

jurnalazi92

Alhamdulillah, Jumat(23/09) salah satu jalan menuju master sudah dibuka, lulus sebagai awardee Beasiswa Unggulan 2016 dari Kemdikbud Indonesia.

Kamis(16/07), rasa-rasanya hari itu baru selesai merayakan rangkaian hari Raya Idul Fitri. Tibanya ketika meng-scroll laman media sosial, salah satu teman membagikan selebaran digital berisi pengumuman tentang kesempatan mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Budaya bernama Beasiswa Unggulan (BU) 2016.

Setelah dilihat dengan seksama perihal persyaratan beasiswa di laman ini  dan mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi awardee beasiswa ini, tanpa pikir panjang saya mendaftar untuk menjadi calon peserta awardee di laman ini. Setelah mendaftar saya mendapatkan username dan password yang nantinya digunakan untuk halaman pribadi calon awardee mengunggah seluruh data-data yang dibutuhkan untuk seleksi administrasi.

Keadaan saya ketika  itu adalah sudah diterima di salah satu universitas di Jerman tetapi dengan status conditional. Mengapa dengan bersyarat, karena posisi saya ketika mendaftar master tersebut baru akan lulus sebagai mahasiswa sarjana…

View original post 518 more words